Moh.Afif
Pada malam juma’at saya membuka subuah kitab, ternyata didalamnya ada sebuah lembaran berisi tulisan dari salah seorang guru ( Pembina perguruan Teratai Biru,semuga ilmunya bermanfaat ) yang saya mengenalnya sejak duduk dibagku MTS 1 Annuqayah.Secarik kertas itu dikirimkan melalui seorang teman saya yang juga berguru padanya.Isi kertas tersebut begini :
“ Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh
Saya punya cerita,diaman serita itu adalah merupakan suatu jawaban dari pertanyaanmu (sampai saat ini saya masih belum ingat apa yang saya tanyakan itu,Cuma yang saya ingat ketika itu saya terobsesi menjadi seorang yang selalu dekat dengan Allah. ).Begini ceritanya tulis sang guru:Disebuah hutan ada seorang pemburu.Ketika pemburu itu melihat mangsa maka langsung ditembak,ia terkena dan jatuh.Dia mengambilnya dan dipegang.Tiba-tiba ada seorang yang dating keapdanya,lalu mengambil buruannya,dia mengusap dan mengelusnya lalu melepaskannya.Si pemburu itu heran dan bertanya.” Mengapa hasil buruanku dilepaskan? ”.” Kasihan !” jawab sipendatang baru tadi.Lalu si pemburu tadi ingin berguru pada orang tersebut tapi ia menolaknya.sipemburu itu memaksanya untuk berguru dan pada akhirnya dia di terima sebagai muridnya dengan catatan “ Kamu harus tahu darinmana asalmu dan ada dimana?”.Setelah berkata demikian orang itu menghilang.Namun si pemburu tadi it uterus mencarinya dengan tabah dan tanpa berputus asa.pada akhirnya dia ditemukan di sebuah goa(didalam goa )orang yang di dalam goa tersebut menoleh kearahnya dan berkata “ O, kamu mengejarku baik kalau begitu aku menyerahkan ilmuku kepadamu ”Kemudian orang itu menghilang bagai ditelan bumi .
Subhanallah cerita itu benar-benar mengangdung makna yang sangat dalam sekali.semuga cerita itu bermanfaat untuk kita yang berupaya untuk mengenal jatidiri sehingga kita bisa menjalani kehidupan ini penuh arti dan bernilai.Amin.
ANIINUL MUDZNIBIIN KHAIRUN MIN SHAULATIL MUTHI' يا رسول الله انت باب الله ولم يكن له باب غيرك جئناك مع كثرة الذنوب والعصيان ها ربا من ذنوبنا وظلمنا انفسنا وسنتك
Sabtu, 14 Januari 2012
Rabu, 11 Januari 2012
Kunang-Kunang Di Jiwa Lebam
Kau kunang-kunang malam
Yang berlayar di hati kelam
Membentuk sketsa pualam
Pada jiwa yang melebam
Kau pemuja sinar-sinar kelabu
Yang gemulai di plafon bambu
Menyesap cairan ungu
Sambil menyilangkan paha yang mulai kaku
Ah….
Kau selalu bisa taklukkan perjaka
Tanpa peduli dengan Tuhan-Nya
Semoga diorama mereka
Dihakimi masa, sampai saat ini saja!
Yang berlayar di hati kelam
Membentuk sketsa pualam
Pada jiwa yang melebam
Kau pemuja sinar-sinar kelabu
Yang gemulai di plafon bambu
Menyesap cairan ungu
Sambil menyilangkan paha yang mulai kaku
Ah….
Kau selalu bisa taklukkan perjaka
Tanpa peduli dengan Tuhan-Nya
Semoga diorama mereka
Dihakimi masa, sampai saat ini saja!
Kubik mana…..?
Agustina Putri
Kubik mana yang bisa kuperluas sudutnya..?
Agara jiwa yang keronta tak lagi meronta..
Kubik mana yang bisa kuiperluas sudutnya..?
Agara aku bebas mematung kata,
Bak makhluk bercengger di dini buta…?
Kubik mana…?
Kubik mana…?
Kubik mana…?
Kubik mana yang bisa kuperluas sudutnya..?
Agara jiwa yang keronta tak lagi meronta..
Kubik mana yang bisa kuiperluas sudutnya..?
Agara aku bebas mematung kata,
Bak makhluk bercengger di dini buta…?
Kubik mana…?
Kubik mana…?
Kubik mana…?
Minggu, 31 Juli 2011
TEKA-TEKI AL-GHAZALI
Imam Ghazali : "Apakah yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?"
Murid 1 : "Orang tua."
Murid 2 : "Guru."
Murid 3 : "Teman."
Murid 4 : "Kaum kerabat."
Imam Ghazali : " Semua jawaban itu benar.Tetapi,yang paling dekat dengan kita ialah Allah SWT.Oleh sebab itu,janji Allah bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati,"( QS Ali Imran [3]: 185)
Imam Ghazali : "Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini?"
Murid 1 : "Negri Cina."
Murid 2 : "Bulan."
Murid 3 : "Matahari."
Murid 4 : "Bintang-bintang."
Imam Ghazali : "Semua jawaban itu benar.Akan tetapi yang paling jauh dari kita adalah MASA LALU.Bagaimanapun kita,apapun kendaraan kita,tetap kita tidak akan dapat kembali ke masa yang lalu.Oleh sebab itu,kita harus menjaga hari ini,hari esok,dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran agama."
Imam Ghazali : "Apa yang paling besar di dunia ini"
Murid 1 : "Gunung."
Murid 2 : "Matahari."
Murid 3 : "Bumi."
Imam Ghazali :" Semua jawaban itu benar,tetapi yang paling besar sekali adalah HAWA NAFSU (S Al A'raf [7]: 179.Maka,kita harus hati-hati denagn nafsu kita,jangan sampai nafsu kita membawa ke neraka."
Imam Ghazali : "Apa yang paling berat di dunia?"
Murid 1 : "Baja."
Murid 2 : "Besi."
Murid 3 : "Gajah."
Imam Ghazali : "Semua jawaban itu benar,tetapi yang paling berat adalah MEMEGANG AMANAH(QS Al-Ahzab [33]:72).Tumbuh-tumbuhan,binatang,gunung, dan malaikat semuaa tidak mampu ketika Allah Swt.meminta mereka menjadi khalifah (pemimpin)di dunia ini.Manusia dengan sombongnya berebut-rebut menyanggupi permintaan Allah Swt.sehingga banyak manusia masuk neraka kerena gagal memegang amanah."
Imam Ghazali : "Apa yang paling ringan di dunia ini?"
Murid 1 : "Kapas."
Murid 2 : "Angin."
Murid 3 : "Debu."
Murid 4 : "Daun-daun."
Imam Ghazali : "Semua jawaban kamu itu benar, tetapi yang paling ringan sekali didunia ini adalah MININGGALKAN SHALAT.Gara-gara pekerjaan kita atau urusan dunia,kita tinggalkan shalat."
Imam Ghazali : "Apa yang paling tajam sekali di duniaa ini?"
Murid 1 : "Pedang."
Murid- murid : "Bulan."
Imam Ghazali : "Itu benar,tetapi yang paling tajam sekali di dunia ini adalah LIDAH MANUSIA.melalui lidah,manusia dengan mudahnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri."
Saudara-saudaraku seiman seperjuangan marilah kita ambil hikmah dari percakapan diatas semuga kita diberi kekuatan iman dan kemauan yang tinggi untuk tetap melaksanakan perintah Allah dan menjahui larangannya.Amin .semuga bermamfaat.
dipostkan oleh : Abi Nabil
Mutiara ramdlan 1
Murid 1 : "Orang tua."
Murid 2 : "Guru."
Murid 3 : "Teman."
Murid 4 : "Kaum kerabat."
Imam Ghazali : " Semua jawaban itu benar.Tetapi,yang paling dekat dengan kita ialah Allah SWT.Oleh sebab itu,janji Allah bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati,"( QS Ali Imran [3]: 185)
Imam Ghazali : "Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini?"
Murid 1 : "Negri Cina."
Murid 2 : "Bulan."
Murid 3 : "Matahari."
Murid 4 : "Bintang-bintang."
Imam Ghazali : "Semua jawaban itu benar.Akan tetapi yang paling jauh dari kita adalah MASA LALU.Bagaimanapun kita,apapun kendaraan kita,tetap kita tidak akan dapat kembali ke masa yang lalu.Oleh sebab itu,kita harus menjaga hari ini,hari esok,dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran agama."
Imam Ghazali : "Apa yang paling besar di dunia ini"
Murid 1 : "Gunung."
Murid 2 : "Matahari."
Murid 3 : "Bumi."
Imam Ghazali :" Semua jawaban itu benar,tetapi yang paling besar sekali adalah HAWA NAFSU (S Al A'raf [7]: 179.Maka,kita harus hati-hati denagn nafsu kita,jangan sampai nafsu kita membawa ke neraka."
Imam Ghazali : "Apa yang paling berat di dunia?"
Murid 1 : "Baja."
Murid 2 : "Besi."
Murid 3 : "Gajah."
Imam Ghazali : "Semua jawaban itu benar,tetapi yang paling berat adalah MEMEGANG AMANAH(QS Al-Ahzab [33]:72).Tumbuh-tumbuhan,binatang,gunung, dan malaikat semuaa tidak mampu ketika Allah Swt.meminta mereka menjadi khalifah (pemimpin)di dunia ini.Manusia dengan sombongnya berebut-rebut menyanggupi permintaan Allah Swt.sehingga banyak manusia masuk neraka kerena gagal memegang amanah."
Imam Ghazali : "Apa yang paling ringan di dunia ini?"
Murid 1 : "Kapas."
Murid 2 : "Angin."
Murid 3 : "Debu."
Murid 4 : "Daun-daun."
Imam Ghazali : "Semua jawaban kamu itu benar, tetapi yang paling ringan sekali didunia ini adalah MININGGALKAN SHALAT.Gara-gara pekerjaan kita atau urusan dunia,kita tinggalkan shalat."
Imam Ghazali : "Apa yang paling tajam sekali di duniaa ini?"
Murid 1 : "Pedang."
Murid- murid : "Bulan."
Imam Ghazali : "Itu benar,tetapi yang paling tajam sekali di dunia ini adalah LIDAH MANUSIA.melalui lidah,manusia dengan mudahnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri."
Saudara-saudaraku seiman seperjuangan marilah kita ambil hikmah dari percakapan diatas semuga kita diberi kekuatan iman dan kemauan yang tinggi untuk tetap melaksanakan perintah Allah dan menjahui larangannya.Amin .semuga bermamfaat.
dipostkan oleh : Abi Nabil
Mutiara ramdlan 1
Jumat, 17 Juni 2011
Merimba Dalam Sorga Sendiri
Sepertinya lupa,
Atau sengaja tak hiraukan diri
Tentang hikayat pesuruh
Lilitan benang merah
Yang merambu di jalan rimba
Serta sumur-sumur pembakaran sampah dan nafsu
Seringkali sesakkan telinga terdalamku
Bagai segenggam sahara asyik berdansa
Bersama angin meraba
Bahkan bukan sepertinya lagi,
Derai deru itu semakin erat
Bersenggama dengan jari-jemariku
Inilah sebuah pertanda
Pesuruh itu kembali menyusup dalam rimba diriku
”kau bukan saja tak beradab_tapi biadab!
Mengapa kau sia-siakan mutiara
Dan pohon-pohon kau tebanginya
Pohon-pohon yang tumbuh dan tumbang
Dalam sorga dirimu
Dirimu sendiri”
Ya, suara itu
Suara itu jelas ku simak dari dalam diriku
Aakhh...
Siapa yang bertandang dalam diri ini?
Aku hanya berlari dan berlari
Menyisiri jalan-jalan tak bertepi
Karena aku sudah melebur menjadi diriku
-0701102010-
Abduka alashie ataaka
Atau sengaja tak hiraukan diri
Tentang hikayat pesuruh
Lilitan benang merah
Yang merambu di jalan rimba
Serta sumur-sumur pembakaran sampah dan nafsu
Seringkali sesakkan telinga terdalamku
Bagai segenggam sahara asyik berdansa
Bersama angin meraba
Bahkan bukan sepertinya lagi,
Derai deru itu semakin erat
Bersenggama dengan jari-jemariku
Inilah sebuah pertanda
Pesuruh itu kembali menyusup dalam rimba diriku
”kau bukan saja tak beradab_tapi biadab!
Mengapa kau sia-siakan mutiara
Dan pohon-pohon kau tebanginya
Pohon-pohon yang tumbuh dan tumbang
Dalam sorga dirimu
Dirimu sendiri”
Ya, suara itu
Suara itu jelas ku simak dari dalam diriku
Aakhh...
Siapa yang bertandang dalam diri ini?
Aku hanya berlari dan berlari
Menyisiri jalan-jalan tak bertepi
Karena aku sudah melebur menjadi diriku
-0701102010-
Abduka alashie ataaka
Namamu lamat ke timur Negeri
KH. Syarqawi al- Qudusi*
Aku menyangka ini bukan sekedar sua
Tempat bernaung segala dahaga dan rasa
Sayap-sayap malaikat mendekap
Meraksa seluruh duga dan moksa
Padahal istana ini
Kau tanam dari kandang kuda pemberian tetangga
Namamu semakin ku yakin
Bukan sekedar asma biasa
Dan akan bersisa
Pada abad selanjutnya
Atas pahatan nisan semata
Inilah titah Ilah
Yang bertandang pada Ya’ nisbat namamu
Hingga di timur pulau ini kau tiba.
08:10 WIB. Kelas XI A MATA, 27 Februari 2011
Abduka alashie ataaka
*Pendiri Pondok Pesantren Annuqayah
Guluk-Guluk Sumenep Madura 1887
Aku menyangka ini bukan sekedar sua
Tempat bernaung segala dahaga dan rasa
Sayap-sayap malaikat mendekap
Meraksa seluruh duga dan moksa
Padahal istana ini
Kau tanam dari kandang kuda pemberian tetangga
Namamu semakin ku yakin
Bukan sekedar asma biasa
Dan akan bersisa
Pada abad selanjutnya
Atas pahatan nisan semata
Inilah titah Ilah
Yang bertandang pada Ya’ nisbat namamu
Hingga di timur pulau ini kau tiba.
08:10 WIB. Kelas XI A MATA, 27 Februari 2011
Abduka alashie ataaka
*Pendiri Pondok Pesantren Annuqayah
Guluk-Guluk Sumenep Madura 1887
Khalif, tu'raf! ' خالف، تعرف
Di sebuah kerajaan antah-berantah anggap saja Minumih terdapat sebuah kisah antara seorang raja dan salah satu prajurit yang cacat sebagian anggota tubuhnya. Dia selalu dihina dan diejek dengan ketidaksempurnaanya. Pada suatu ketika raja bersama prajurit tersebut serta prajurit yang lain memburu binatang ke hutan Sungsang sesaat kemudian datanglah komplotan manusia aneh tak dikenal ingin menangkap mereka untuk dijadikan tumbal. Tumbal yang mereka harapkan tidak sembarang tumbal, melainkan harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: tumbal itu bukan perempuan (harus laki-laki), organ tubuhnya lengkap (tidak cacat). Dalam penangkapan itu terjadi seleksi yang sangat ketat hingga akhirnya sampai pada giliran prajurit yang cacat tersebut. Berkat ketidaksempurnaan anggota tubuhnya dia selamat dari tangan komplotan manusia aneh itu. Sungguh mujur nasib prajurit ini, selain dia selamat, akhirnya dia dapat bersanding dengan istri sang raja. menggantikan posisi raja di negeri tersebut, sebab tak ada satupun laki-laki selain dia.
Inilah penggalan kisah yang sering kali bapak guru sampaikan. Sebuah kisah fiktif yang mengandung banyak hikmah. Untuk seumuran SD, cerita singkat ini hanyalah lelucon pelipur lara semata, tapi bila kita lebih cermat memahaminya akan banyak hikmah yang akan kita petik. Pertama kita harus menghapus obsesi negatif bahwa yang sempurna akan selalu sempurna. karena kita tak tau takdir Tuhan hari ini. Kedua hukum karma (kausalitas) memang ada dan nyata. Ketiga kita tau kenapa dia lolos dari komplotan tersebut, karena dia berbeda dengan yang lainya.
Sebenarnya hal yang sangat substansial dalam kisah di atas adalah di bagian ketiga, sebab bagian pertama dan kedua tak akan terjadi apabila dia tidak berbeda dengan prajurit lainnya. Hingga tak jarang kita dengar pepatah arab yang berbunyi “Khalif tu’raf atau Khalif tudzkar (berbedalah! Maka kamu akan dikenal/dikenang)”. Terbukti! Cerita yang sepertinya konyol ini masih terbukukan dalam arsip sejarah sampai hari ini. Atau dengan kata lain ternyata untuk terkenal itu mudah dan sangat mudah! Bahkan dari saking mudahnya ada pepatah arab yang berani mengatakan kencingilah sumur zamzam, maka kamu akan terkenal! Kalau kita pahami secara mentah pepatah ini memang masuk akal, kita akan dikenal diseluruh pejuru dunia, tapi kebayang apa yang akan terjadi kalau itu benar-benar terjadi. He.he..
Mayoritas orang yang diorangkan orang lain adalah orang yang berani berbeda dengan yang lainnya. semisal Nabi Muhammad SAW.di kalangan para Nabi dan Rasul Beliau sangat berbeda ketimbang Utusan Allah yang lain. Baik dari kemukjizatannya, kepemimpinannya dalam negara atau bahkan kepribadiannya dengan akhlaq terpuji beliau. Nabi Khidir, Nabi yang mendalami ma’rifat, Syeh Abdul Qadir al-jilanie, Raja diraja para wali Allah. Al-Hallaj, Syekh Siti jenar, Bayazid Busthomi, mereka berbeda dalam teologi. Hingga di negeri kita ini kita tahu Gus Dur Sang Guru Bangsa, sepanjang sejarah kemerdekaan beliau adalah orang paling kontroversial dari segala hal dan di Madura kita kenal sosok D.Zawawi Imron, beliau tidak menempuh pendidikan Formal tapi kenyataannya sekarang tidak sedikit orang yang membutuhkan beliau. Mereka semua bisa terkenal dan dikenang sepanjang sejarah sampai saat ini karena mereka berani beda dengan alam sekitarnya.
Seiring laju zaman yang sangat kencang, serta mudahnya mengakses informasi, cara-cara di atas sangat mudah didapatkan bahkan hampir semua penduduk bumi ini menganggap bukan lagi hal yang tabu. Terbukti! Beberapa bulan lalu kita kita dikejutkan oleh ulah Polisi Gorontalo yang meng-upload videonya di you tube dengan ulah gilanya itu, dia mendadak menjadi artis terkenal.
Atau kalau kita klik di facebook ‘jasmine slalu hepi’ maka kita akan dikejutkan dengan ulahnya yang sangat kontroversial. Dia sangat berani mengutuk Nabi Muhammad. Hingga di bulan maret kemarin lebih enam puluh ribu pelanggan facebook mengomentarinya dengan sumpah serapah, cercaan dll.
Sekali lagi, semua itu terjadi karena didasarkan kepada kemampuan mereka masing-masing untuk berbeda. Akan tetapi dengan tulisan kecil ini bukan berarti penulis mengajak kepada hal-hal yang negatif atau jalan yang berbahaya. Kita lebih tau mana yang baik dan yang buruk. Mana yang beresiko mana yang tidak. Mau terkenal? Silahkan berbeda! Resiko tanggung sendiri. Kamu lebih tau apa yang harus kamu lakukan. Jangan hanya berani jawab tapi gak mau tanggung...!
Abduka Alashie Ataka
Inilah penggalan kisah yang sering kali bapak guru sampaikan. Sebuah kisah fiktif yang mengandung banyak hikmah. Untuk seumuran SD, cerita singkat ini hanyalah lelucon pelipur lara semata, tapi bila kita lebih cermat memahaminya akan banyak hikmah yang akan kita petik. Pertama kita harus menghapus obsesi negatif bahwa yang sempurna akan selalu sempurna. karena kita tak tau takdir Tuhan hari ini. Kedua hukum karma (kausalitas) memang ada dan nyata. Ketiga kita tau kenapa dia lolos dari komplotan tersebut, karena dia berbeda dengan yang lainya.
Sebenarnya hal yang sangat substansial dalam kisah di atas adalah di bagian ketiga, sebab bagian pertama dan kedua tak akan terjadi apabila dia tidak berbeda dengan prajurit lainnya. Hingga tak jarang kita dengar pepatah arab yang berbunyi “Khalif tu’raf atau Khalif tudzkar (berbedalah! Maka kamu akan dikenal/dikenang)”. Terbukti! Cerita yang sepertinya konyol ini masih terbukukan dalam arsip sejarah sampai hari ini. Atau dengan kata lain ternyata untuk terkenal itu mudah dan sangat mudah! Bahkan dari saking mudahnya ada pepatah arab yang berani mengatakan kencingilah sumur zamzam, maka kamu akan terkenal! Kalau kita pahami secara mentah pepatah ini memang masuk akal, kita akan dikenal diseluruh pejuru dunia, tapi kebayang apa yang akan terjadi kalau itu benar-benar terjadi. He.he..
Mayoritas orang yang diorangkan orang lain adalah orang yang berani berbeda dengan yang lainnya. semisal Nabi Muhammad SAW.di kalangan para Nabi dan Rasul Beliau sangat berbeda ketimbang Utusan Allah yang lain. Baik dari kemukjizatannya, kepemimpinannya dalam negara atau bahkan kepribadiannya dengan akhlaq terpuji beliau. Nabi Khidir, Nabi yang mendalami ma’rifat, Syeh Abdul Qadir al-jilanie, Raja diraja para wali Allah. Al-Hallaj, Syekh Siti jenar, Bayazid Busthomi, mereka berbeda dalam teologi. Hingga di negeri kita ini kita tahu Gus Dur Sang Guru Bangsa, sepanjang sejarah kemerdekaan beliau adalah orang paling kontroversial dari segala hal dan di Madura kita kenal sosok D.Zawawi Imron, beliau tidak menempuh pendidikan Formal tapi kenyataannya sekarang tidak sedikit orang yang membutuhkan beliau. Mereka semua bisa terkenal dan dikenang sepanjang sejarah sampai saat ini karena mereka berani beda dengan alam sekitarnya.
Seiring laju zaman yang sangat kencang, serta mudahnya mengakses informasi, cara-cara di atas sangat mudah didapatkan bahkan hampir semua penduduk bumi ini menganggap bukan lagi hal yang tabu. Terbukti! Beberapa bulan lalu kita kita dikejutkan oleh ulah Polisi Gorontalo yang meng-upload videonya di you tube dengan ulah gilanya itu, dia mendadak menjadi artis terkenal.
Atau kalau kita klik di facebook ‘jasmine slalu hepi’ maka kita akan dikejutkan dengan ulahnya yang sangat kontroversial. Dia sangat berani mengutuk Nabi Muhammad. Hingga di bulan maret kemarin lebih enam puluh ribu pelanggan facebook mengomentarinya dengan sumpah serapah, cercaan dll.
Sekali lagi, semua itu terjadi karena didasarkan kepada kemampuan mereka masing-masing untuk berbeda. Akan tetapi dengan tulisan kecil ini bukan berarti penulis mengajak kepada hal-hal yang negatif atau jalan yang berbahaya. Kita lebih tau mana yang baik dan yang buruk. Mana yang beresiko mana yang tidak. Mau terkenal? Silahkan berbeda! Resiko tanggung sendiri. Kamu lebih tau apa yang harus kamu lakukan. Jangan hanya berani jawab tapi gak mau tanggung...!
Abduka Alashie Ataka
Langganan:
Postingan
(
Atom
)